Lensa Wide Angle

Tidak ada ukuran yang baku tentang batasan lensa Wide Angle tapi secara umum apabila lensa yang memiliki panjang fokus (Focus Length) kurang lebih 24mm sampai 35mm (dalam format 35mm/full frame) maka lensa tersbut disebut lensa wide angle atau sudut lebar. Terdapat berbagai ukuran diantaranya  24mm, 28mm, dan 35mm. Lebih lebar dari itu termasuk lensa yang sangat lebar (ultra wide) dan lebih sempit dari itu termasuk lensa standar atau lensa telephoto. Lensa wide angle  dapat menjangkau sudut pandang lebih lebar dari pandangan mata kita. Hasil foto yang diambil dengan lensa wide angel akan  selalu terlihat “tidak normal”, karena terjadi distorsi perspektif. Tiang listrik terlihat melengkung, objek paling dekat dengan lensa akan terlihat lebih besar dan tidak proporsional. Keistimewaan dari lensa wide angle terletak pada kemampuannya untuk menangkap ruang yang luas dan kedalamannya. Bila Anda ingin mengambil gambar pemandangan yang luas atau gambar semua teman-teman Anda dalam sebuah foto sementara tidak ada banyak ruang, tidak ada yang dapat melakukannya selain lensa wide angle.

lensafotografi.com

Gambar 1
Wide angle lens

Jika anda memiliki kamera DSLR, kemungkinan besar Anda meiliki lensa lebar. Dalam setiap pembelian kamera baru biasanya kita mendapatkan lensa 18-55mm (setara dengan 27-88mm dalam full frame). Jadi focus 16 sampai 24mm termasuk katergori lensa lebar.

Berikut beberapa contoh produk lensa zoom wide angle (bisz zoom namun masih termasuk lensa wide) yang cukup populer seperti :

  • Tokina 11-16mm f/2.8 DX
  • Sigma 10-20mm f/3.5 EX DC HSM
  • Canon EF-S 10-22mm f/3.5-4.5 USM
  • Nikon AF-S 10-24mm f/3.5-4.5 DX

Wide Angle bukan sekedar memasukkan banyak elemen kedalam gambar

Orang pada umumnya menggunakan lensa wide angle untuk memasukkan sebanyak-banyaknya elemen ke dalam sebuah bidang foto. Tidak sepenuhnya salah, karena dengan sudut yang lebar lensa wide angle mampu melakukan itu. Namun dalam fotografi itu perlu yang namanya Point of Interest (PoI), dan mendapatkan PoI dari lensa wide angle lebih sulit karena bila kita kurang hati-hati maka foto yang kita hasilkan akan kurang menarik. Kenapa? Karena bisa saja ada elemen yang tidak semestinya ada, justru masuk ke dalam frame dan mengganggu PoI.  Jadi dengan lensa wide angle atau apapun jenis lensa yang dipakai, kita perlu lebih memahami dasar fotografi seperti penguasaan kamera DSLR, prinsip umum seni, unsur-unsru visual, memilih perspektif yang tepat, dan memahami the rule of third.

Wide Angle memberi kesan dimensi

Lensa wide angle punya ciri lain yaitu mampu memberi dimensi atau depth dari sebuah foto. Jadi fungsi lensa wide angel adalah mencoba menghadirkan suasana 3 dimensi dalam bidang 2 dimensi. Bagaimana bisa? Karena foto yang dibuat dengan lensa wide angle akan mudah dibayangkan mana yang paling depan (dekat ke kamera), mana yang tengah dan mana yang belakang (jauh dari kamera). Sebagai resikonya, benda yang terlalu dekat dengan kamera akan nampak sangat besar, sementara benda yang jauh akan nampak sangat kecil. Hal ini bisa mengecoh kita, misalnya bila kita berpose dengan latar sebuah mobil, maka kesannya mobil itu jauh lebih kecil dari kita.

lensafotografi.com

Gambar 2
Efekf distorsi lensa wide angle

Wide Angle membuat efek distorsi

Efek ditorsi umumnya muncul pada hasil foto menggunakan lensa wide angle. Maksud dari efek distorsi adalah pada bagian tengah lensa boleh jadi baik-baik saja, tapi di bagian tepi akan ada distorsi sehingga foto-foto tertentu akan nampak kurang natural umumnya seperti akan menjadi agak gemuk, seperti foto potret dan foto gedung. Lain halnya untuk foto pemandangan karena pada objek pemandangan PoI tersamarkan dan distorsi tidak kentara. Distorsi dalam arsitektur akan tampak pada garis tegak yang menjadi miring, apalagi umumnya kita memotret bangunan tinggi dengan posisi berdiri di atas tanah. Maka yang tampak si bangunan akan nampak makin mengecil ke atas alias perspektifnya berubah. Untuk mengatasi itu bisa dikoreksi dengan olah digital pakai plug-in koreksi perspektif di Photoshop, atau sekalian saja beli lensa Tilt Shift PC (Perspective Correction).

Untuk memotret objek yang luas dalam medan bidik yang terbatas lensa wide angle sangat cocok digunakan. Misalnya memotret interior, arsitektur, dan juga lanskap.

Sumber:

Rakhmat Supriyono, Your Guide to Good Photography

Enche Tjin, Kamera DSLR itu Mudah

http://gaptek28.wordpress.com/2011/10/25/yang-anda-perlu-tahu-tentang-lensa-wide/

Gambar:

http://www.dyxum.com/images/Lenses/302/302_1.jpg

http://www.problogger.net/wp-content/uploads/old/wide-angle.jpg

Panduan Fotografi untuk pemula daftar sekarang yuk, gratis lho www.lensafotografi.com/fotografipemula

Advertisement

8 Responses to “Lensa Wide Angle”

  1. zizie

    Sep 17. 2013

    bisa tidak untuk wide angel dipasang pada canon EF 50mm f1.4

    Reply to this comment
    • aditkus

      Sep 17. 2013

      lensa EF 50m f1.4 bukan untuk keperluan foto wide angle, sesusai namanya wide angle untuk mengambil sudut pandang yang lebih lebar jadi lensanya khusus. Lensa EF 50mm itu termasuk lensa standar.

      Reply to this comment

Trackbacks/Pingbacks

  1. Membeli Lensa Kamera DSLR | lensafotografi.com - October 16, 2012

    [...] 2 3. Lensa Telephoto-bagian 1 4. Lensa Telephoto-bagian 2 5. Lensa Standar 6.  Lensa Zoom 7.  Lensa Wide Angle 8.  Lensa Khusus 9.   Bijak Memilih [...]

  2. Filter Polarizer | lensafotografi.com - March 3, 2013

    [...] yang tidak rata dank arena itu banyak fotografer professional menghindari penggunaan polarizer pada  lensa wide angle. Harga filter kamera yang bagus tidak murah,   kualitas filter CPL bagus akan menampilkan warna [...]

  3. Bijak Memilih Lensa | lensafotografi.com - March 4, 2013

    [...] anda sebelum membeli, karena urusan lensa baik itu lensa standar, zoom, telephoto terlebih lagi wide angle bukan perkara yang murah dan minat anda lebih suka ke fotografi jenis apa. Bijak memilih lensa [...]

  4. Teknik Dasar Fotografi dengan Efek Starburst | lensafotografi.com - March 4, 2013

    [...] hari dimana anda lebih menonjolkan keindahan lampu-lampunya, silahkan dipadukan dengan lensa wide angle atau fish eye untuk mendapatkan distorsi gambar. Dijamin foto anda akan berbeda dengan yang [...]

  5. Tips Foto di Malam Hari dengan Kamera DSLR Canon | lensafotografi.com - December 1, 2013

    […] wide angle atau lensa lebar. Lensa wide angle digunakan agar mendapatkan pemandangan, cahaya, serta warna lebih banyak pada foto. Lensa lebar  […]

  6. Memahami Cara Kerja Lensa kamera Wide Angle | lensafotografi.com - December 12, 2013

    […] Lensa wide angle atau disebut juga lensa lebar adalah lensa yang sangat dibutuhkan dalam fotografi arsitektur, baik untuk interior maupun eksterior. Pemotretan dalam dunia arsitektur selalu membutuhkan lensa kamera ini untuk memotret sebuah area luas. Dalam pemotretan interior, lensa wide angle tak mungkin digantikan oleh lensa kamera jenis lain walau didukung dengan olah digital sekalipun. Efek lensa wide angle secara alami member kesan lebih luas pada area yang dipotret, dan itu sering dibutuhkan untuk member kesan nyaman dan lega pada bangunan yang dipotret. […]

Leave a Reply

Follow

Get every new post delivered to your Inbox

Join other followers