Rahasia Kamera Digital SLR Canon agar Foto Hebat dan Menawan

fotografi pemula

fotografi pemula

Bagi yang memiliki kamera digital canon tentunya ingin memaksimalkan semua fitur dan kemampuan pada kamera tersebut tidak terkecuali pengguna kamera dslr untuk pemula. Usernyalah yang memegang peranan penting oleh karena itu apabila anda seorang user kamer dslr canon ada baiknya tahu apa saja trik dan tips rahasia kamera digital slr Canon sehingga foto yang anda hasilkan optimal. Berikut beberapa rahasianya:

  1. Kunci fokus

Fitur yang wajib ada pada kamera slr canon adalah focus lock yang membuat kamera mengunci fokus pada satu titik. Untuk mengakses Fitur ini yaitu dengan menggunakan One Shot AF, lalu tekan tombol shutter setengah supaya kamera mencari fokus dan menguncinya. Sambil menekan separuh tombol shutter lakukan komposisi ulang selanjutnya tekan tombol shutter secara penuh.

  1. AE Lock

Exposure yang juga turut terkunci merupakan kelemahan penguncian fokus. Akibatnya, exposure yang digunakan bisa tidak tepat. Agar terhindar dari kesalahan fitur exposure dengan fitur AE Lock yang ada dibelakang kamera (cari tombol berikon bintang). Tekan fokus lock, kemudian saat melakukan komposisi ulang gunakan tombol exposure lock untuk mereset.

  1. Mode  Automatic Depth of Field (A-DEP)

Untuk memaksimalkan depth of field gunakan Mode  Automatic Depth of Field. Fitur ini memastikan seluruh objek pada gambar tampil tajam. Cara kerja A-DEP bekerja yaitu dengan tujuh atau sembilan titik fokus yang ada pada kamera SLR Canon.  Fitur ini hanya bekerja ketika fokus otomatis dinyalakan. Bidik objek dan arahkan lensa, sisanya lensa akan mengatur aperture dan fokus untuk memoptimalkan depth of field.

Tips A-DEP, A-DEP hanya dapat menggunakan titik fokus otomatis yang terbaca. Periksa terus dengan cara menekan setengah tombol shutter sampai kamera mengunci fokus pada titik yang anda inginkan .

  1. Manfaatkan Manual Focus

Lensa kamera digital umumnya memiliki Auto Focus (AF) yang sangat berguna, namun ada saat-saat tertentu Manual Focus (MF) kan dibutuhkan saat lensa tidak bisa melakuan AF. Di lensa, rubah ke manual focus (cari tombolnya di lensa) lalu putar cincin fokus sambil mengintip viewfinder sampai objek terlihat tajam. Seluruh bagian tajam sangat penting pada foto pemandangan. Jadi pelajari pengaturan fokus dan aperture dengan baik.

  1. Pilih titik fokus

Kamera dslr canon memiliki fitur agar user dapat menentukan titik fokus, kenapa titik fokus? Agar focus lock konsisten, karena apabila semua otomatis kadang fokus bisa melenceng. Caranya cukup mudah , tekan saja tombol AF point selection dibelakang kamera lalu gunakan tomobl krusor di mana pun anda mau.

  1. Gunakan Bantuan Live View

Rahasia kamera digital slr canon agar foto tajam dan fokus adalah  gunakan Live view untuk hasil yang akurat. Live view memungkinkan pembesaran gambar hingga 10 kali. Anda pun bisa memeriksa hingga 10 kali serta memeriksa fokus di seluruh bagian foto. Anda juga bisa melihat LCD untuk memeriksa fokus foto yang sudah berhasil direkam. Perbesar dengan menekan tombol zoom-in beberapa kali, kemudian gunakan tombol krusor untuk menjelajah keseluruhan foto untuk memastikan ketajamannya.

Jika kamera  anda tidak dilengkpai fitur Live view, zoom-in dengan lensa dan barulah mencari fokus. Zoom-out untuk komposisi ulang dan tekan tombol shutter.

  1. Predictive AF

Fokus otomatis One-Shot tidak cocok untu mengunci objek yang sedang bergerak. Jadi, ubah mode fokus ke Al Servo, Mode ini akan mengunci objek yang bergerak selama anda masih menekan setengah shutter. Al Servo juga mengunci fokus sepersekian detik sebelum shutter ditekan penuh. Mode fokus paling tepat untuk foto aksi dan olahraga.

  1. Pelajari cara Fill-in

Lampu flash tidak hanya digunakan saat gelap tapi dapat digunakan saat terang. Salah satu kegunaan lampu flash disaat terang adalah menghilangkan bayang-bayang di wajah sehingga cahaya tampak merata.  Silahkan baca post tips penggunaan flash kamera dslr : Fill-in

Perlu diperhatikan kalau anda menggunakan exposure yang salah  lampu kilat bisa terlalu kuat membuat latar belakang gelap tak natural. Salah satu solusinya menggunakan mode Av dan gunakan lampu kilat. Lampu kilat hanya efektif untuk jarak dua meter, jadi mendekatlah ke objek agar trik ini berguna.

  1. Sinkronisasi Shutter

Tenaga lampu flash external umumnya lebih, oleh karena itu perlu di sinkronisasi dengan kecepatan shutter agar exposurenya tepat. Selain shutter anda juga perlu memperhatikan aperture, misalnya pada saat anda menggunakan kecepatan flash 1/4000 detik anda harus menggunakan aperture besar untuk memburamkan background.

  1. Gelapkan Sedikit

Gunakan exposure compensation normal dengan lampu kilat untuk mempergelap latar belakang dari objek utama. Ideal untuk menciptakan suasana tertentu dengan latar belakang kaya warna. Atur exposure compensation ke sekitar -1. Untuk melembutkan cahaya namun bila Fill-in tidak berhasil memperterang objek, berikan nilai positif.

  1. Manfaat Bulb

Untuk mengambil gambar lebih dari 30 detik anda perlu menggunakan bulb. Selama anda menekan tombol shutter, kamera akan terus merekam gambar. Para fotografer professional menggunakan cable relese agar tidak terjadi goyanagan saat shutter ditekan.. Pada hampir semua kamera SLR canon EOS  harus menggunakan mode manual untuk dapat melakukan Bulb. Exposure lama butuh waktu lama untuk di setup. Jadi gunakan bracketing untuk memastikan foto dengan pencahayaan terbaik.

  1. Self-Timer

Selain menggunakan cable release anda bisa menggunakan self timer untuk memotret, fungsinya sama yaitu untuk menghindari getaran saat shutter bekerja.

  1. Slide Show

Kamera digital slr Canon EOS bisa memutar foto dari kamera. Cari pilihan Auto play pada menu kamera lalu tekan tombol set. Agar lebih menarik, hubungkan kamera ke TV dengan kabel yang dibundel bersama kamera.

  1. Auto Lighting Optimiser

Auto lighting optimizer berguna untuk kontras gambar dan menyelamatkan detail pada bagian gelap, dan fitur ini hanya ada pada kamera dslr canon terbaru saja. Fitur ini sangat baik untuk membuat foto kontras-rendah menjadi lebih baik. Auto lighting optimizer  dapat juga digunakan untuk memperjelas wajah orang dengan latar belakang terang.

  1. Auto Exposure Bracketing (AEB)

Fitur ini fungsinya untuk mengambil tiga foto sekaligus dengan exposure yang berbeda. Pilih foto terbaik atau kombinasikan ketiganya di komputer saat anda menggunakan RAW, pastikan ketiganya berjarak satu stop.

AEB dapat digunakan saat kondisi cahaya sulit. Gunakan bersamaan dengan exposure compensation. Misalnya saat bersalju, gunakan Exposure  Compensation +1, kemudian gunakan AEB untuk mengambil tiga foto dengan exposure Compensation +2 +1 dan 0 stop.

  1. Proteksi untuk Foto

Jangan sampai foto anda terhapus baik sengaja atau tidka disengaja, untuk menghinari hal ini hidupkan fitur Protect images dan pilih foto yang hendak diproteksi. Hampir disemua jenis kamera digital canon memiliki fitur ini. Dengan demikian foto anda aman selama anda tidak memformat SD card.

  1. Highlight Tone Priority

Hight Tone Priority dapat ditemukan pada kamera-kamera slr canon terbaru berguna untuk mendapatkan rentang tonal yang lebih banyak pada daerah terang foto. Fitur ini sangat bermanfaat saat landscape dan objek lain didominasi warna putih.

Panduan Fotografi untuk pemula daftar sekarang yuk, gratis lho www.lensafotografi.com/fotografipemula

Advertisement

No comments.

Leave a Reply

Follow

Get every new post delivered to your Inbox

Join other followers